Tampilkan postingan dengan label Gaya hidup. Tampilkan semua postingan

xeoon 11.43
     Selain menjadi makanan yang aneh untuk dikonsumsi. Ternyata beberapa hewan menjijikkan seperti cacing dan bekicot memiliki keunikan sendiri dalam mengobati penyakit. Meski menjijikan dan bakalan muntah atau malah bergidik ngeri melihat mereka, banyak penyakit yang sembuh hanya dengan mengkonsumsi manfaat obat-obatan dari hewan-hewan tersebut.

Bukan hanya untuk mengobati, beberapa yang lain digunakan untuk antiseptik dan sangat populer di dunia medis lho. Mau tahu apa saja hewan menjijikan tersebut? Berikut ulasannya.


1. Belatung

Belatung atau bisa disebut anak lalat memang cukup menjijikkan jika dilihat. Lalat belum dewasa ini biasanya dapat ditemukan di makanan yang membusuk, bangkai, buah atau sayur-sayuran yang rusak. Meski merugikan dan menjijikan, belatung yang mempunyai warna putih pada tubuhnya ini sangat berguna  di dunia kedokteran.

Dalam ilmu kedokteran binatang ini digunakan untuk membersihkan luka. Mereka memakan daging-daging busuk di dalam luka. Setelah itu belatung ini meninggalkan jaringan sehat yang dapat memulihkan diri dan menghindari amputasi. Meski berguna bukan berarti semua belatung dapat digunakan untuk membersihkan infeksi. Tentunya harus dilakukan di bawah pengawasan dokter ahli.

2. Keringat Kuda Nil

Seperti manusia kuda nil juga bisa berkeringat loh. Binatang khas Afrika ini berbeda dengan mamalia lain. Pasalnya warna keringat kuda nil ini berwarna merah, lengket dan bau. Karena tidak memiliki bulu, mungkin yang menjadi pelindung dari sinar matahari adalah keringat merah atau disebut Blood Sweat.



Fakta lain, ternyata keringat yang menjijikan ini menjadi sunblock nomor 1 di dunia. Keringat merah kuda nil dapat dijadikan tabir surya bagi kita untuk menangkal ultraviolet dan menangkal perkembangan bakteri. Wah, selain itu juga berfungsi sebagai antiseptik yang mampu membersihkan kuman. Jangan-jangan sunblock yang Anda gunakan dari keringat kuda nil ini?

3. Cacing Tanah

Cacing tanah memang dikenal banyak khasiat. Selain itu sudah banyak kapsul berisikan ekstrak cacing tanah yang beredar di pasaran. Memang menjijikan jika melihat bagaimana cacing berkumpul jadi satu dan masih hidup. Tapi manfatnya sudah banyak dibuktikan.

Cacing tanah mampu mengobati berbagai infeksi saluran pencernaan seperti typus, disentri dan diare. Bisa juga untuk mengobati penyakit infeksi saluran pernafasan, menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, dan banyak penyakit lain. Terdengar eeww.. tapi kalau bisa memberikan manfaat, why not?

4. Kecoak

Binatang yang tinggal di lingkungan kotor dan tidak higenis ini memang dipandang sebelah mata. Binatang dengan jenis serangga tersebut sering dianggap hama bangunan dan sering jadi korban dilempar sandal hingga disemprot bila kelihatan mata. Apalagi  spesies kecoak yang dapat terbang sehingga mengganggu, ditambah lagi dengan baunya.

Namun kecoak juga memiliki manfaat lain loh. Menurut Simon Lee, seorang peneliti pasca sarjana dari University of Nottingham, Inggris, mengatakan bahwa kecoak memiliki sifat antibiotik yang kuat. Sehingga kecoak dapat membunuh bakteri dan bermanfaat sebagai antibiotik.  Kabar yang menggembirakan, meski mungkin kurang bisa diterima bagi mereka yang anti dengan kecoak.

5. Lintah

Beberapa media sering membahas tentang terapi sedot lintah, begitu menjijikan ketika melihat beberapa lintah menempel di tubuh. Bentuknya yang lunak ini membuat geli merinding ketika melihatnya berjalan di permukaan kulit.




Namun lintah ini mempunyai keuntungan yang sangat banyak bagi tubuh. Lintah yang digunakan untuk menyerap darah-darah kotor ketika terapi ini dapat mencegah serangan jantung dan stroke. Menurut studi lanjutan ternyata air liur lintah mengandung obat bius alami, antibiotik, enzim-enzim yang menguntungkan.

6. Kelelawar

Hewan satu ini mungkin bukan menjijikkan jika melihatnya, melainkan perasaan takut karena percaya  ada kekuatan magis di dalamnya. Hewan malam yang biasa tinggal di dalam gua ini ternyata bisa dimakan. Bahkan ada daerah yang menjadikan kelelawar sebagai makanan pokok sehari-hari.

Ternyata daging hewan menyeramkan ini dapat menyembuhkan penyakit asma. Namun adapula mitos yang berkembang tentang khasiat mengkonsumsi hewan satu ini. Seperti mampu menyembuhkan penyakit gatal, menambah stamina dapat membantu penyembuhan pada pasien yang mengalami sakit tenggorokan.

7. Laba-laba

Laba-laba tampaknya bukan obat penawar sakit. Hewan satu dikenal menyebabkan kelumpuhan dan kejang otot bagi mangsa laba-laba. Dan pada manusia, gigitan laba-laba bisa sangat menyakitkan. Tak jarang, ketika melihat laba-laba langsung dibunuh dengan menginjak atau disemprot.



Namun laba-laba memiliki reputasi baru, yaitu menjadi sumber penghilang rasa sakit. Racun laba-laba mengandung ribuan protein, diantaranya beberapa molekul berguna yang suatu hari dapat dibuat menjadi obat penghilang rasa sakit yang sangat ampuh. Wah, menjijikan dan menakutkan ternyata bisa digunakan obat.

8. Ular

Ular memang  hewan melata yang membuat banyak orang bergidik ngeri. Bukan hanya itu, faktor utamanya adalah ular bisa cukup membahayakan kehidupan kita hingga menyebabkan kematian.


Ternyata di dalam ilmu medis, ular bisa bermanfaat bagi kesehatan. Menurut sebagian besar  masyarakat, daging ular bermanfaat untuk meningkatkan  gairah seksual, menyembuhkan beberapa jenis penyakit seperti alergi berat, tekanan darah tinggi dan stroke. Selain bermanfaat untuk kesehatan, daging ular juga bermanfaat untuk kecantikan terutama untuk kulit.

9. Bekicot

Satu hal yang menjijikkan dari bekicot adalah lendir yang selalu ditinggalnya. Lendir putih ini sering ditemui di tembok atau daun di sekitar rumah. Bekicot yang selama ini sering dianggap sebagai hama ternyata memiliki manfaat mulai dari daging, lendir sampai kulitnya.
Bekicot selama ini sering dianggap sebagai hama ternyata bermanfaat untuk mengobati penyakit seperti abortus, sakit waktu menstruasi, radang selaput mata, sakit gigi, gatal-gatal, jantung dan lain-lain. Sedangkan kulit bekicot sangat mujarab untuk penyakit tumor.

xeoon 18.51
Rasa dan aroma kopi membuat minuman hitam ini banyak digemari. Walaupun demikian iritasi perut akibat kopi dialami dua orang dari 10 orang penikmat kopi. 

Sebuah studi menemukan adanya gabungan bahan penyebab perut mulas dan rasa sakit akibat kopi. Laporan yang disampaikan pada National Meeting American Chemical Society menemukan kopi espresso, kopi Prancis dan jenis kopi yang dipanggang hingga gelap lainnya lebih bersahabat dengan perut karena mengandung suatu zat yang mengurangi produksi asam lambung.

Studi diperkirakan bakal menemukan kopi generasi baru yang lebih baik dengan aroma dan rasa kopi yang sama dengan kopi biasa.

"Temuan ini membantu banyak orang yang peka terhadap kopi, " ujar Veronika Somoza, Ph.D. dari University of Vienna di Austria, dan Thomas Hofmann, Ph.D. dari Technische Universität München di Jerman. "Sebagai pecinta kopi, kami sangat gembira dengan hasil penelitian ini."

Diperkirakan sekitar 40 juta orang di Amerika Serikat menghindari minum kopi karena gangguan asam lambung. Ada beberapa hal yang memicu perubahan kimia terkait produksi asam lambung akibat kopi. Kafein, catechols, dan N-alkanoly-5-hydroxytryptamida adalah komponen kopi yang merangsang mekanisme molekuler sekresi asam lambung di perut manusia.
"Proses pemanggangan mempengaruhi hasil kopi agar lebih ramah terhadap perut," kata Somoza.
Berbahagialah para penikmat kopi. Sebab manfaatnya ternyata tak cuma penahan kantuk, tapi juga berguna untuk menjaga kesehatan. Berdasarkan kajian terbaru American Diabetes Association di Harvard School of Public Health, Amerika Serikat, yang menyatakan bahwa efek jangka panjangnya bias membantu mencegah diabetes.

Penelitian awal ini, dari percobaan terhadap peminum kopi yang biasa mengkonsumsi satu sampai tiga cangkir sehari. Selanjutnya, percobaan ini dilakukan pada 100 ribu orang peminum sedikitnya enam cangkir kopi sehari. Hasilnya lebih memuaskan. Pencegahan diabetes terhadap perempuan meningkat sampai 30 persen, dan pria 54 persen.

Untuk jumlah yang sama, efek jangka pendek kopi bisa menangkal radikal bebas, karena kopi mengandung antioksidan persentase tinggi. Kulit pun bisa lebih indah berkat bubuk hitam ini. Itulah mengapa beberapa produk kecantikan mengandung kopi.
Kopi, minuman dari biji hitam menurut sejarah ditemukan pertama kali dari Afrika pada 575 M, ternyata memiliki khasiat tak sepele.
Minuman ini dikenal di seantero dunia, dinikmati mulai buruh kasar hingga eksekutif kelas atas, dengan demikian buruh kasar dan pebisnis pun memperoleh manfaat kesehatan yang sama.
Memang, dalam dunia kesehatan konsumi kopi harus dibatasi karena kandungan kafeinnya. Tak setiap orang tahan dengan kafein dan memiliki tingkat sensitifitas berbeda. Namun dalam jumlah yang tepat, kopi pun memiliki khasiat tak sepele dalam kesehatan tubuh. Tak tanggung-tanggung, khasiatnya bermanfaat bagi jantung dan liver kita.

Jantung. Sebuah studi masif di Harvard menemukan tidak ada peningkatan resiko serangan jantung pada peminum kopi jangka panjang. Dalam kasus tertentu kopi bahkan menyelamatkan hidup anda!.

Peminum kopi berusia 55 hingga 69 tahun yang mengonsumsi kopi tiga cangkir per hari mengalami penurunan resiko kematian akibat serangan jantung sebesar 24 persen dibanding bukan peminum kopi, demikian menurut analisa penelitian yang dilakukan terhadap 27 ribu partisipan di Amerika Serikat. Lebih aneh lagi, resiko kematian akibat penyebab lain juga menurun sebesar 15 %.

Hati. Kopi bahkan dalam jumlah yang sedikit, terlihat mampu melindungi liver anda. Riset dilakukan oleh Kaiser Permanente menemukan kasus sirosis sedikit pada peminum alkohol yang juga menenggak kopi. Minum sedikitnya secangkir sehari memotong resiko sirosi hingga 30 persen, dan mengonsumsi 4 atau lebih cangkir sehari dapat mengurangi resiko hingga 80 persen bila dibanding mereka yang tidak mengonsumsi kopi.

Penyakit parkinson.Satu keuntungan lagi bagi peminum kopi, menurut penelitian tim peneliti Havard, AS, kebiasaan minum kopi mengurangi sepertiga resiko kemungkinan mengalami penyakit Parkinson. Penelitian yang dilakukan oleh tim Italia malah menunjukkan angka lebih rendah lagi, peminum kopi memotong resiko Parkinson hingga 80 % dibanding yang tidak mengonsumsi sama sekali.

Bagi anda penggemar kopi hitam saja, asal tidak berlebihan, akan memperoleh keuntungan dalam kesehatan di setiap teguk kopi yang anda minum. Sedangkan menambah kopi dengan rasa lain seperti rempah, coklat, atau vanila, tidak hanya membangkitkan selera namun juga memberi manfaaat tambahan bagi tubuh. Mana pilihan anda? (fn/vs/gn/rp)
www.suaramedia.com
Diberdayakan oleh Blogger.